The Effectiveness of Criminal Procedure Law in Law Enforcement during Investigation and Trial
Keywords:
criminal procedure law, penological goals, investigation, trial, law enforcement effectivenessAbstract
Criminal procedure law, as formal law, serves an instrumental function in realizing the objectives of substantive criminal law, including penological goals encompassing punishment, rehabilitation, deterrence, and the social reintegration of offenders. In practice, however, a significant gap exists between the intended penological objectives and the reality of criminal procedure law enforcement at the investigation and trial stages in Indonesia. This study aims to analyze the effectiveness of criminal procedure law in achieving penological goals and to identify the inhibiting factors at the investigation and trial stages that have prevented the optimal realization of those objectives. This research employs a normative juridical method using statutory, conceptual, and case approaches, analyzed through descriptive-qualitative analysis. The findings indicate that criminal procedure enforcement practices at the investigation stage tend to prioritize procedural formality over the achievement of penological objectives, while at the trial stage, sentencing disparity reflects the inconsistent application of penological principles in judicial decisions. This study concludes that a reformulation of the orientation of criminal procedure law is necessary, transforming it from a merely procedural instrument into an active mechanism for the integrated realization of penological goals at every stage of Indonesia's criminal justice system.
Downloads
References
Firmanto, T., Sufiarina, Reumi, F., & Saleh, I. N. S. (2024). Metodologi penelitian hukum: Panduan komprehensif penulisan ilmiah bidang hukum. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Ilyas, A. (2023). Hukum acara pidana: Dari penyelidikan hingga eksekusi putusan. PT RajaGrafindo Persada.
Marzuki, P. M. (2019). Penelitian hukum (Edisi revisi). Kencana.
Aryani, E. T. (2024). Meningkatkan efisiensi sistem peradilan dalam menanggulangi kejahatan melalui pembaharuan hukum acara pidana. Ethics and Law Journal: Business and Notary, 2(1), 94–104. https://doi.org/10.61292/eljbn.89
Hadiyanto, A. (2025). Urgensi pembaharuan Kitab Hukum Acara Pidana dalam menjawab tantangan penegakan hukum modern di Indonesia. Jurnal USM Law Review, 8(3), 2842–2860. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12820
Kurdi, Ardhan, A., & Dadek, T. A. (2026). Transformasi penegakan due process of law dalam tahapan penyidikan di Indonesia: Antara perlindungan hak tersangka dan efektivitas penegakan hukum. Legal Standing: Jurnal Ilmu Hukum, 10(1), 33–45. https://doi.org/10.24269/ls.v10i1.12833
Leondra, M. F. I., Siswanto, H., Fathonah, R., Dewi, E., & Fardiansyah, A. I. (2025). Disparitas putusan pemidanaan pada kasus pencurian dengan keadaan memberatkan yang menyebakan kerugian materil: Studi putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 3252–3262. https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1783
Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram University Press. https://eprints.unram.ac.id/20305/
Muksin. (2023). Tujuan Pemidanaan dalam Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia. Sapientia et Virtus, 8(1), 226–236. https://doi.org/10.37477/sev.v8i1.465
Nur, A. W., Mallarangeng, A. B., & Lukman. (2026). Transformasi kebijakan pemidanaan dalam KUHP nasional: Antara humanisasi hukuman dan efektivitas penanggulangan kejahatan. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(1), 1414–1421. https://doi.org/10.56338/jks.v9i1.10127
Nursyamsudin, & Samud. (2022). Integrated criminal justice system dalam perspektif pembaruan hukum acara pidana di Indonesia. Mahkamah: Jurnal Kajian Hukum Islam, 7(1), 149–160. http://dx.doi.org/10.24235/mahkamah.v7i1.10413
Panjaitan, Y. A., Chaliki, M. L. I., Simanjuntak, S. V., & Pratama, R. R. (2026). Penguatan integrated criminal justice system pada KUHAP baru: Analisis komparatif pemidanaan dan pembuktian diferensiasi fungsional. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP), 6(4), 2983–2989. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i4.8413
Pratama, M. I. W., & Daviska, D. (2025). Penerapan pedoman pemidanaan dalam perspektif pembaruan hukum pidana Indonesia. Jurnal Fakta Hukum, 4(1), 13–20. https://ojsstihpertiba.ac.id/index.php/jfh/article/view/180
Putri, N., Faisal, & Dahlan. (2024). Disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan cara merusak (Suatu penelitian di wilayah hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Pidana, 8(3). https://jim.usk.ac.id/pidana/article/view/33240
Saputra, E. (2025). RUU KUHAP: Dominasi crime control system dan ancaman terhadap prinsip due process of law. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(03), 1708–1716. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/923
Silalahi, W., & Antonio, M. L. (2025). Reformasi hukum acara penyidikan di era digital: Analisis kesesuaian KUHAP dan KUHP baru terhadap kebutuhan teknologi informasi dalam perspektif ketatanegaraan. Federalisme: Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 121–133. https://doi.org/10.62383/federalisme.v2i4.1286
Sukma, A., & Agustanti, D. (2023). Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Ujaran Kebencian Yang Dilakukan Oleh Masyarakat Umum. Esensi Hukum, 5(1), 50–66. https://doi.org/10.35586/esensihukum.v5i1.230
Suwandi, & Isram. (2025). Problematika pengaturan kewenangan aparat penegak hukum dalam KUHAP 2025 ditinjau dari prinsip due process of law. Indonesian Journal of Law and Justice, 2(2), 53–65. https://doi.org/10.61476/w6vrsn18
Wiraguna, S. (2024). Metode normatif dan empiris dalam penelitian hukum: Studi eksploratif di Indonesia. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 3(3). https://doi.org/10.59818/jps.v3i3.1390
Berita Merdeka Online. (2026). Pengawasan dan pengamatan pelaksanaan putusan pengadilan dalam KUHAP 2025: Analisis kritis atas peluang dan tantangan implementatif. https://www.beritamerdekaonline.com/pengawasan-dan-pengamatan-pelaksanaan-putusan-pengadilan-dalam-kuhap-2025-analisis-kritis-atas-peluang-dan-tantangan-implementatif/
Datahukum.com. (2026). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. https://www.datahukum.com/peraturan/UU_20_Tahun_2025.html
Hartanto, Davit, Aditya, Afandi, D., & Wibowo, A. B. (2026). Pasal 1 UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP (Kerangka Paradigmatik Hukum Acara Pidana Indonesia). Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram. https://hukum.widyamataram.ac.id/pasal-1-uu-no-20-tahun-2025-tentang-kuhapkerangka-paradigmatik-hukum-acara-pidana-indonesia/
Hartanto. (2026). UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP dan tantangan menata kembali kewenangan penyidik. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/hartanto_yogya/695ac550c925c441556f1dd2/uu-nomor-20-tahun-2025-tentang-kuhap-dan-tantangan-menata-kembali-kewenangan-penyidik
Headline.co.id. (2026). MA terbitkan SEMA Nomor 1 Tahun 2026 sebagai pedoman implementasi KUHP Nasional dan KUHAP 2025. https://www.headline.co.id/85284/
Hukumonline. (2025, May 2). Dinilai belum mengusung due process of law, draf RUU KUHAP masih dominan crime control. https://www.hukumonline.com/berita/a/dinilai-belum-mengusung-due-process-of-law--draf-ruu-kuhap-masih-dominan-crime-control-lt6814d0718423d/
LHP Law Firm. (2026). Paradigma baru KUHAP UU Nomor 20 Tahun 2025: Menuju peradilan pidana yang berkeadilan dan berorientasi HAM. https://lhp.co.id/paradigma-baru-kuhap-uu-nomor-20-tahun-2025-menuju-peradilan-pidana-yang-berkeadilan-dan-berorientasi-ham/
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (n.d.). Direktori putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia. https://putusan3.mahkamahagung.go.id
Nursyamsudin, N., & Samud, S. (2022). Integrated criminal justice system dalam perspektif hukum pidana Islam. Mahkamah: Jurnal Kajian Hukum Islam, 7(1), 149–160. https://doi.org/10.24235/mahkamah.v7i1.10413
Saputra, E. (2025). RUU KUHAP: Dominasi crime control system dan ancaman terhadap prinsip due process of law. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(03), 1708–1716. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/923
Suara BSDK. (2026). Rekonstruksi kebijakan penahanan dalam sistem peradilan jinayat Aceh. https://suarabsdk.com/rekonstruksi-kebijakan-penahanan-dalam-sistem-peradilan-jinayat-aceh
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Pasal 52
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 1
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 188.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fiqi Restu Subekti, Abdurrohman Abdurrohman , Muttorik Alil Abasir (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This journal applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. Under this license, others may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.

