About the Journal
Ardi Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal ilmiah nasional peer-reviewed dan open access yang menerbitkan artikel hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai bidang ilmu. Jurnal ini menjadi media ilmiah bagi akademisi, peneliti, dosen, praktisi, profesional, instansi pemerintah, dunia usaha dan industri, organisasi masyarakat, serta lembaga swadaya masyarakat untuk mendiseminasikan praktik-praktik pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.
Jurnal ini berfokus pada penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan inovasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Setiap artikel yang diterbitkan diharapkan mampu menunjukkan identifikasi permasalahan, metode pelaksanaan yang sistematis, implementasi program, luaran yang terukur, dampak nyata bagi masyarakat, serta keberlanjutan program pengabdian.
Ardi Pengabdian Masyarakat mendorong publikasi hasil pengabdian yang merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan industri, organisasi kemasyarakatan, maupun komunitas dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh naskah yang dikirimkan akan melalui proses Double-Blind Peer Review untuk menjamin kualitas ilmiah, orisinalitas, relevansi, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sebelum dinyatakan layak untuk diterbitkan.
Fokus dan Ruang Lingkup
Jurnal Ardi Pengabdian Masyarakat menerima artikel hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berkaitan dengan, namun tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut:
1. Pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas masyarakat.
2. Pendidikan, pembelajaran, pelatihan, dan literasi masyarakat.
3. Literasi digital, transformasi digital, serta pemanfaatan teknologi informasi bagi masyarakat.
4. Pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, UMKM, koperasi, dan industri kreatif.
5. Ekonomi syariah, keuangan syariah, zakat, wakaf, dan pengembangan industri halal.
6. Promosi kesehatan, kesehatan masyarakat, gizi, sanitasi, dan perilaku hidup sehat.
7. Pertanian, peternakan, perikanan, ketahanan pangan, dan pembangunan pedesaan.
8. Pelestarian lingkungan, mitigasi bencana, adaptasi perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan.
9. Teknologi tepat guna, inovasi teknologi, dan alih teknologi untuk masyarakat.
10. Penyuluhan hukum, bantuan hukum, pendidikan kewarganegaraan, serta diseminasi kebijakan publik.
11. Pemberdayaan sosial, kesetaraan gender, perlindungan anak, pemberdayaan pemuda, dan kelompok rentan.
12. Moderasi beragama, dakwah, pendidikan Islam, serta pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman.
13. Pelestarian budaya, pengembangan kearifan lokal, pariwisata berbasis masyarakat, dan ekonomi kreatif.
14. Administrasi publik, tata kelola pemerintahan, penguatan kelembagaan, dan inovasi sosial.
15. Pengabdian kepada masyarakat berbasis kolaborasi multidisiplin yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Ardi Pengabdian Masyarakat mengutamakan artikel yang memiliki unsur kebaruan dalam pelaksanaan program, melibatkan partisipasi aktif masyarakat, menghasilkan luaran yang terukur, memiliki dampak yang nyata dan berkelanjutan, serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah atau komunitas lain.
Jurnal menerima artikel dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris yang merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat yang orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang dalam proses penilaian pada jurnal lain.

